Pererat Silaturahmi, Pengurus Ranting NU Bonangrejo Gelar Ziarah Wali dan Ulama
Dipublikasikan pada 27 Apr 2026
| Penulis: Ilham Hudallah | ❤️ 2 Like
DEMAK Dalam rangka memperkuat spiritualitas dan soliditas organisasi, jajaran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Bonangrejo melaksanakan kegiatan ziarah bersama pada Sabtu, 26 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran syuriyah, tanfidziyah, serta badan otonom (Banom) NU tingkat desa.
Rombongan berangkat dari Desa Bonangrejo menuju beberapa titik makam auliya dan tokoh besar Nahdlatul Ulama. Agenda ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga momentum untuk meneladani perjuangan para tokoh bangsa dan penyebar agama Islam di tanah Jawa.
Meneladani Jejak Sang Guru Bangsa
Salah satu titik utama dalam perjalanan ziarah kali ini adalah makam KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Suasana khidmat menyelimuti saat para pengurus melantunkan tahlil dan doa bersama di pusara Presiden RI ke-4 tersebut.
"Ziarah ke makam Gus Dur mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kemanusiaan dan nilai-nilai inklusif dalam berorganisasi di tingkat ranting," ujar salah satu perwakilan pengurus di sela-sela kegiatan.
Napak Tilas Pendiri NU dan Tokoh Ulama
Selain ke makam Gus Dur, rombongan juga berziarah ke makam salah satu muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama, KH. Abdul Wahab Hasbullah(Mbah Wahab) di Tambakberas. Semangat kepemimpinan dan diplomasi Mbah Wahab menjadi inspirasi bagi para pengurus untuk terus menghidupkan organisasi di akar rumput.
Rangkaian ziarah dilanjutkan menuju makam tokoh ulama besar lainnya, yakni Sayyid Sulaiman di Mojoagung. Nama Sayyid Sulaiman sangat dihormati sebagai salah satu penyebar Islam yang memiliki garis keturunan langsung ke Rasulullah SAW serta menjadi figur penting dalam sejarah pesantren di Jawa Timur.
Memperkuat Ukhuwah di Tingkat Ranting
Ketua Tanfidziyah Ranting NU Bonangrejo menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini bertujuan untuk "mengetuk pintu langit" sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pengurus.
"Dengan berziarah, kita berharap mendapatkan keberkahan (tabarruk) dari para wali dan ulama. Hal ini penting agar pengabdian kita di Desa Bonangrejo selalu dilandasi dengan niat yang tulus dan semangat khidmah kepada umat, tuturnya.
Perjalanan ziarah ini diakhiri dengan doa penutup agar seluruh warga Desa Bonangrejo diberikan kesejahteraan dan kekuatan dalam menjaga amaliyah An-Nahdliyah.